Begini Bahayanya Ular Weling yang Tewaskan Satpam di Gading Serpong

by: Chalil Gibran     Published on: 23 August 2019

Views: 1,441

5    2   

Fast Download

Description :

#ularweling #racunularweling #clustermichella #serpongIskandar, seorang satpam di Cluster Michella, Kelapa Gading Serpong, Tangerang, tewas usai digigit ular berbisa jenis weling. Yayasan Sioux Ular Indonesia menyebut ular ini punya bisa yang tinggi."Iya, yang menggigit satpam itu jenis Bungarus candidus atau ular Weling. Ular ini sifatnya tenang, gerakannya tidak agresif dan tidak takut pada musuh. Karena bisanya lebih tinggi, mematikan. Dia bisanya lebih tinggi daripada kobra," kata Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat saat dihubungi detikcom, Jumat (23/8/2019).Aji juga mengatakan, ular Weling ini habitatnya biasanya ada di daerah setengah perairan. Hal ini karena ular ini merupakan predator ular."Habitatnya setengah perairan, biasanya ular ini ada di dekat sungai. Karena makanannya juga ular. Ular ini juga keluar pada sore hari ke malam hari, sampai jam 12 atau satu malam. Karena ular ini nokturnal, mencari makanan di malam hari," ujarnya.Dia lantas mengimbau masyarakat agar tidak memegang ular ini dengan tangan kosong. Pasalnya, ular ini bisa terusik jika disentuh ekornya."Kalau ingin dipindahkan, harus pakai alat, pencapit atau lainnya. Karena dia tidak suka disentuh ekornya. Intinya dipindahkan dulu," tuturnyanya.Cara penanganan bila kena gigitJika ada yang terkena gigitannya maka langkah pertama adalah tidak banyak bergerak. Setelah itu wajib mendapatkan penanganan medis."Ular berbisa tinggi itu penanganan, prinsipnya imobilisasi, tidak boleh bergerak-gerak. Tidak boleh dihisap atau dirobek lukanya. Tapi setelah itu harus dibawa ke instalasi medis, lalu mendapatkan antivenom," jelas Aji."Antivenom itu memang masih disusah ditemukan. Tapi tidak menjadi penentu keselamatan. Yang penting, penanganan pertamanya benar dulu," imbuhnya.Sebelumnya, Iskandar diminta warga setempat untuk menangkap ular weling. Iskandar berhasil menangkap ular itu dengan tangan kosong.Namun tiba-tiba ular itu menggigit Iskandar di bagian jari telunjuk kiri. Dia kemudian mencoba mengeluarkan racun bisa dengan mengisap darah di bagian telunjuknya.Iskandar merasakan lemas setelah setengah jam kemudian. Warga sempat membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.Iskandar dinyatakan meninggal pada Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 05.30. Keluarga memakamkan Iskandar pada hari itu juga, sedangkan kasus ini dilaporkan ke polisi pada Kamis (22/8/2019) kemarin. source :detik.com